From the blog

ABOUT OUR TOUR SEEING JAVA BY TRAIN

ABOUT OUR TOUR

SEEING JAVA BY TRAIN

We wish to highlight travelling by train in Indonesia. This is a great option as trains are cheap and in first class service is excellent. Seeing the island of Java by train is a great option.

Ecolodges Indonesia can now offer an add on option after visiting either our Rimba Orangutan Ecolodge or our Satwa Sumatra Ecolodge. Instead of flying back to Bali, you could fly to Jakarta, met by your guide, and stay overnight in one of the good downtown hotels. The guide will travel with you all the way to Bali.

Java is the most important and populous island of the Indonesian archipelago. It has 7% of its land mass with around 60% of the country’s population. All the seven Presidents since independence in 1945, except Habibi come from Java. Habibi came from Pare Pare, South Sulawesi, was never elected as appointed after the resignation of Suharto in 1998, and stood down after a year.

On day 2 you will catch the airconditioned Argo Dwipangga traveling first class current departure from the famous Gambir station or Manggarai train station at 0800. The train gives great views of the hills and mountains of West Java with many tea plantations, during the four hour run to Bandung, the capital of the Sunda people. After a short stop the train continues into Central Java and you will observe the changing scenery of this bountiful island arriving in Yogyakarta around 1600. You will be taken to our partner hotel for rest and dinner.

 
Gambir train station Jakarta Inside the Argo Dwipangga train

 Yogyakarta is the cultural capital of the Javanese people and is the only Sultanate in Indonesia. The Sultan is highly regarded politically as was the only Sultan to back Sukarno and the Independence movement in the 1940s. It is a city of temples, batik factories and shops, Sultans’ Palace, shadow puppet shows and gamelan orchestras good, restaurants and beautiful dances

On days 3 and 4 you will visit the major temples of Borobudur (Buddhist) and Prambanan (Hindu) highlighting the colourful history of the previous empires of Java. You will also have a chance to sample local food, batiks and hear some of the famous Javanese music.

Prambanan temple

Day 5 on to Surabaya by train leaving around 1630 by first class. The four and a half hour trip will take you first through Surakarta (also known as Solo) then to Madiun and Surabaya arriving at night when you will have an option to stay at the famous Majapahit Hotel founded inn 1910 and once known as the Oranje Hotel. Surabaya is the capital city of East Java and is famous during the Independence movement. A visit to the red Bridge is worth it.

City of Surabaya

From Surabaya, you have the option of flying back to Bali (30 minutes flight) or continuing by train to Banyuwangi, ferry across to Gilimanuk and by road to Denpasar around 18 hours. Most would take the flight.

This a tour for the visitors who want to experience the history and culture of Java and is worth the investment in time. Your tour guide will be Javanese with an extensive knowledge of the island.

Please Pass this information to interested parties on Social media through our links to :

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

For DONATE, Visit our official pages on our website https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ with guidelines how to donate.

We need your support to protect this vital group of conservationists around key Indonesian national parks.

BAHASA INDONESIA

MENELUSURI  KEINDAHAN PULAU JAWA DENGAN KERETA API

Kali ini kami ingin menampilkan perjalanan dengan kereta api di Indonesia. Ini adalah pilihan yang bagus karena selain murah juga terdapat layanan kelas satu sangat baik. Melihat pulau Jawa dengan kereta api adalah pilihan yang bagus.

Ecolodges Indonesia sekarang dapat menawarkan opsi tambahan setelah mengunjungi Rimba Orangutan Ecolodge atau Satwa Sumatra Ecolodge. Alih-alih terbang kembali ke Bali, dari Jakarta, bisa bertemu dengan pemandu anda, dan bermalam di salah satu hotel di pusat kota yang bagus. Pemandu akan menemani perjalanan anda sampai ke Bali.

Jawa adalah pulau terpenting dan terpadat di antara kepulauan Indonesia. Pulau ini memiliki 7% dari luas daratan Indonesia dan menyumbang sekitar  60% dari total populasi di negara ini. Tujuh Presiden sejak kemerdekaan tahun 1945, berasal dari Jawa. Kecuali yang Habibi berasal dari Pare Pare, Sulawesi Selatan, yang diangkat menjadi Presiden pasca mundurnya Soeharto pada tahun 1998, dan menjabat selama setahun.

Pada hari ke-2 kita akan naik kereta  Argo Dwipangga, kereta kelas satu dengna AC dari  stasiun Gambir atau Manggarai yang terkenal pada pukul 0800. Kereta api memberikan pemandangan indah perbukitan dan pegunungan Jawa Barat dengan banyak perkebunan teh, selama empat jam perjalanan ke Bandung. Setelah berhenti sebentar, kereta akan melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah, dimana anda akan mengamati berbagai macam pemandangan sampai akhirnya tiba di Yogyakarta sekitar pukul 1600. Anda akan dibawa ke hotel rekanan kami untuk istirahat dan makan malam.

 

 
Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta Interior dari Argo Dwipangga train

Yogyakarta adalah ibu kota budaya masyarakat Jawa dan merupakan satu-satunya Kesultanan di Indonesia. Sultan sangat dihormati secara politik karena dukungan terhadap  Sukarno dan gerakan Kemerdekaan pada 1940-an. Ini adalah kota candi, kerajinan batik, Istana Sultan, pertunjukan wayang kulit dan orkestra gamelan yang bagus, restoran dan tarian yang indah.

Pada hari ke 3 dan 4 Anda akan mengunjungi candi utama Borobudur (Budha) dan Prambenan (Hindu) yang menyoroti sejarah penuh warna dari kerajaan Jawa sebelumnya. Anda juga berkesempatan untuk mencicipi makanan lokal, melihat kerajinan batik, dan mendengarkan musik Jawa yang terkenal.

Candi Prambanan

Pada hari 5, kita akan ke Surabaya dengan kereta api kelas 1, berangkat sekitar 1630 dengan kelas satu. Perjalanan empat setengah jam akan membawa kita melaluii Surakarta (juga dikenal sebagai Solo), kemudian ke Madiun, dan tiba malam hari di Surabaya langsung bermalam di Hotel Majapahit yang didirikan pada tahun 1910, yang juga pernah dikenal sebagai Hotel Oranje . Surabaya adalah ibu kota Jawa Timur dan terkenal pada masa gerakan kemerdekaan, dan mengunjungi Jembatan Merah adalah hal yang menarik di kota ini.

Dari Surabaya, kita memiliki pilihan untuk terbang kembali ke Bali (30 menit penerbangan) atau dilanjutkan dengan kereta api ke Banyuwangi, naik feri menyeberang ke Gilimanuk dan melalui jalan darat ke Denpasar sekitar 18 jam.

Kota Surabaya

Tur ini diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin merasakan sejarah dan budaya Jawa. Dan pemandu wisata kami adalah orang lokal dengan pengetahuan luas tentang pulau itu.

Harap berikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan di media sosial melalui tautan kami ke:

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Untuk Donasi, silahkan kunjungi situs web kami https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ dengan pedoman cara berdonasi.

Kami membutuhkan dukungan Anda untuk melindungi kelompok penting konservasionis di sekitar taman nasional utama Indonesia.

Please share the love!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *