Developments – the Lodges

Developments – Indonesian Conservation Foundation – Our World

Some of the animals seen at our lodges over this period

Ecosafari Indonesia

The Future



Since the last Newsletter in June 2020, the COVID global situation has deteriorated affecting predictions on the length of this pandemic. Our original plans were based on an 18 month time-line from April 2020; we now think it may be 30 months before international travel is back to normality. This report shows how we are adapting to these circumstances.

Importantly, we thank all those generous donors who have supported our programs pioneered by our NGO (viewed on the website ) attempting to lift our staff salaries to an acceptable level.  We also thank WEBSITE ALCHEMY and ALL FOR NATURE (details below in section 3) for their support.

Our foundation webpage


The main challenge over this period is to keep our lodges clean with good maintenance and ready for visitors at any time.

One of the most important results from donors, apart from stabilizing food security, is the  knowledge of being supported by friends from overseas and resulting in improved morale.

Although most of our staff are still on part time employment with up to 80% reduction in salary, our managers have utilized them effectively to keep all the lodges and gardens in good condition as shown in the photographic examples below.


Our room at Rimba Orangutan EcolodgeGarden of Kelimutu Crater Lakes Ecolodge

Garden of Satwa Sumatra Ecolodge

COVID regulations have rigidly been applied to all management practices in all the lodges as shown in photos. These include regular sterilization of surfaces, wearing of suitable protective clothing, clean hand washing procedures with water basins suitable situation all over the property and proper registration of guests including hand sterilization and a valid negative COVID test.  Also, staff from known few “green” areas, can work. Thus far we have had no COVID 19 case in any lodge.

Implementation standard healthy protocols at all of our lodges


There have been major developments in our new Foundation and the Board reports the following:

(i) The legal signing of our NGO the INDONESIA CONSERVATION FOUNDATION – OUR WORLD (ICFOW) in June 2020. This is a major achievement and the pioneering work of Iby Selvi (our Notary) is acknowledged. We now are a certified NGO and can raise funds for Conservation related programs.

Legal signing of Indonesian Conservation Foundation – Our World

(ii) The preparation of new web pages on our website which now can be viewed at These pages enable interested parties to donate to either any of the Phase 1 programs reported in Newsletter June 2020. A summary of the progress and success of these programs will be reported on our social media (especially Facebook ) and also in 3(iii)3 below and, in special reports to Donors. The costs of production of these new pages were given as a contribution to our fund by WEBSITE ALCHEMY who prepared the original site.

Our programs is on our webpage

(iii)  Of the six Phase 1 programs, three have started successfully, the tree planting in Tanjung Putting (1,000 trees have been planted), the goat program at the Satwa Lodge and the bird training program at Mbeliling. One, agriculture is finalising its business model with the local community around the Kelimutu Lodge. The final two, the support of Central Office and the Development Fund are underway.

Tree Planting in Tanjung Putting National Park and Bird Training Mbeliling


Agriculture program in Kelimutu and the goat program at the Satwa Ecolodge

 (iv) The first Phase 2 program has commenced. Using a grant from clients of ALL FOR NATURE we are working with the staff of the Way Kambas National Park to strengthen their fire fighting capability and also develop our own fire fighting unit at our Satwa Sumatra Ecolodge. Seven of our lodge staff will be involved led by Heriono, our international guide. Illegal fires in the dry season devastate this vital park. 

The difference between Phase 1 and Phase 2 are size. We begin with small programs as we did not wish to overspend our company social funds until the extent of support had been gauged. Thanks to the latter, we are now more confident of moving forward and will commence Phase 2 programs in the coming weeks. 


 Support the fire fighting squad at Way Kambas National Park


Some wonderful sightings have been reported by our Guide teams from all lodges. These are regularly reported on our social media sites and are welk worth a look. Some are seen inn photos below.



The Bornean Tarsier and young Bornean Orangutan at Rimba Ecolodge  


The Flying Squirell and  The Sunda Clouded Leopard at Satwa Ecolodge


The Rufous-backed Dwarf-Kingfisher and young Mollucan Scops Owl at Mbeliling Ecolodge



The main role of ESI is to inform clients that tours are still active, and we are working on new tours. We also are paying more attention to the local market and all social media reports are in English and Indonesian. Every two weeks on our social media sites we report animals sighted by our staff and, also remind clients of the tours available.

The Kelimutu Crater Lakes Ecolodge is attracting a significant number of local tourists at much reduced prices. Our aim is survival and are content to be able to pay salary additions to our staff. Other lodges are attracting a few guests but not enough to pay their way at present.

The Rimba Orangutan Ecolodge has benefited from a government accreditation for the lodge and boat (The Rimba King) due to our anti COVID regulations and application. Also we have had no cases of COVID in any of our staff or families.

 The Kelimutu Crater Lakes Ecolodge


We are determined to continue attempts to raise funds to pay our loyal staff wages at least 50% of their pre COVID rates. To undertake this, we will be moving shortly into more Phase 2 programs and will need your help. You can donate from 1 Australian $ on the Indonesia Conservation Foundation website.


Please pass this information to interested parties on Social media through our links to :


INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

For DONATE, Visit our official pages on our website with guidelines how to donate.

We need your support to protect this vital group of conservationists around key Indonesian national parks.






Perkembangan Lodge Kami

Perkembangan Yayasan Konservasi Indonesia – Bumi Kita

Beberapa hewan yang terlihat di lodge kami selama periode ini

Ecosafari Indonesia

Hal Lain Kedepannya



Sejak Buletin terakhir pada Juni 2020, situasi global COVID telah memburuk sehingga memengaruhi prediksi tentang lamanya pandemi ini. Rencana awal kami bahwa sutuasi akan mulai membaik dalam waktu 18 bulan dari April 2020, tetapi kami sekarang mulai berpikir tentang kemungkinan kalau situasi akan Kembali pulih dalam waktu 30 bulan, sebelum perjalanan internasional akan kembali normal. Laporan ini menunjukkan bagaimana kami beradaptasi dengan keadaan ini.

Yang utama adalah kami ingin berterima kasih kepada semua donatur, yang sudah  mendukung program Yayasan kami

Sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan tambahan penghasilan bagi para pegawai kami di tengah situasi yang sulit ini. Kami juga berterima kasih kepada SITUS WEB ALCHEMY dan ALL FOR NATURE (detailnya ada di bagian 3) atas dukungan mereka.



Tantangan utama selama periode ini adalah menjaga kebersihan pondok-pondok kami dengan perawatan yang baik dan siap untuk menerima pengunjung setiap saat.

Salah satu hasil terpenting yang didapat dari para donatur, selain untuk tetap menjaga kebutuhan pangan para pegawai, adalah pengetahuan  yang didapat dari semua teman-teman di seluruh penjuru dunia, yang merupakan dukungan moral bagi kami.

Meskipun sebagian besar staf kami masih bekerja paruh waktu, dengan pengurangan gaji hingga 80%, para manajer kami tetap bekerja  secara efektif untuk menjaga lodge masing-masing, supaya tetap dalam kondisi baik seperti yang terlihat dalam foto.

Peraturan tentang protocol Kesehatan telah diterapkan secara baku dalam setiap kegiatan di semua lodge kami, seperti yang terlihat dalam foto. Ini termasuk membersihkan semua benda secara teratur setelah dipakai oleh tamu maupun pegawai kami, pemakaian alat pelindung diri sesuai rekomendasi dari pemerintah, mencuci tangan yang bersih dengan bak air mengalir, pengecekan suhu tubuh, dan pencatatan para tamu yang berkunjung termasuk mewajibkan untuk menunjukkan surat bebas covid. Para pegawai yang dierbolehkan untuk bekerja sementara hanya yang tinggal dari zona “hijau”. Dan sejauh ini kami tidak memiliki kasus COVID 19 di semua lodge kami.




Ada beberapa perkembangan cukup bagus dalam Yayasan baru kami, dan dapat dilaporkan sebagai sebagai berikut:

(i) Pendirian akte Yayasan Konservasi Indonesia Bumi Kita pada bulan Juni 2020. Ini adalah pencapaian besar berkat bantuan dari Iby Selvi (Noataris). Yayasan kami sekarang sudah resmi dan legal untuk bisa melakukan kegiatan amal terkait program konservasi.

(ii) Penyusunan halaman web baru di situs web kami yang sekarang dapat dilihat di . Dalam halaman ini akan memungkinkan semua pihak yang ingin membantu untuk ikut berkontribusi ke salah satu program Tahap I. Rangkuman kemajuan dan keberhasilan program-program ini bisa dilihat dalam blog dan social media kami, khususnya Facebook , dan juga uga bebernya bisa dilihat dalam bagian (iii) dari laporan ini. Halaman website yayasan kami merupakan bantuan dan donasi dari WEBSITE ALCHEMY termasuk bantuan untuk desainnya.

(iii) Dari enam program Tahap I, 3 kegiatan telah berhasil dimulai, yaitu penanaman 1.000 pohon di Taman Nasional Tanjung Puting, program pemeliharaan kambing di Satwa Ecolodge dan program pelatihan burung di Mbeliling. Sedangkan program pertanian sedang menyelesaikan sistem usaha dengan melibatkan masyarakat lokal di sekitar Kelimutu Ecolodge. Dua kegiatan terakhir didukung oleh development fund.


(iv) Untuk Program Tahap II, salah satunya sudah kami mulai. Dengan bantuan donasi dari klien kami  ALL FOR NATURE , kami bekerja sama dengan pihak Taman Nasional Way Kambas untuk memperkuat kemampuan pemadam kebakaran mereka, dan juga mengembangkan unit pemadam kebakaran kami sendiri di Satwa Sumatra Ecolodge . Tujuh dari pagawai Satwa Ecolodge sudah terlibat ikut di dalam kegiatan ini,  dipimpin oleh Heriono, pemandu internasional kami. Kebakaran liar di musim kemarau meluluhlantahkan beberapa rea hutan di taman nasional ini.

Perbedaan antara Fase 1 dan Fase 2 adalah cakupan kegiatan. Kami mulai dengan program-program kecil, karena kami tidak ingin mengeluarkan terlalu banyak dari dana sosial perusahaan kami, sampai kami bisa melihat tingkat dukungan dari para donatur. Saat ini kami memiliki kepercayaan diri untuk untuk bergerak maju, dan akan segera memulai program Tahap 2 dalam beberapa minggu mendatang.



Beberapa penampakan binatang unik dab indah telah dilaporkan oleh tim pemandu kami dari semua lodge. Hal ini secara teratur dilaporkan di situs media sosial kami, dan patut untuk disimak. Beberapa diantaranya terlihat dalam foto dibawah ini.



Peran utama dari ESI adalah memberi informasi kepada semua klien bahwa tur masih aktif, dan kami sedang mengerjakan tur baru. Kami juga lebih memperhatikan pasar lokal dan semua laporan media sosial dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Setiap dua minggu di situs media sosial kami, kami melaporkan hewan yang dilihat oleh pegawai kami dan juga mengingatkan klien tentang tur yang bisa mereka ikuti.

Ecolodge Danau Kawah Kelimutu menarik banyak wisatawan lokal dengan harga yang jauh lebih bersahabat. Tujuan kami adalah untuk keberlangsungan, dan bisa memberikan tambahan pendapatan kepada staf kami. Lodge kami yang lainnya juga cukup menarik bagi para pengunjung tetapi untuk saat ini belum cukup untuk membayar biaya mereka saat ini.

The Rimba Orangutan Ecolodge telah mendapat sertifikasi tempat usaha aman Covid19 dari pemerintan termasuk kapal kami (The Rimba King). Kami juga tidak memiliki kasus COVID di semua lodge kami.



Kami bertekad untuk terus berupaya mengumpulkan dana untuk dapat membayar gaji pegawai setia kami, setidaknya sampai 50% dari pendapatan mereka sebelum pandemi. Untuk itu, kami akan segera beralih ke program Phase II lainnya dan akan membutuhkan bantuan dari para donatur. Anda dapat berdonasi mulai dari 1 AUD melalui situs web Yayasan Konservasi Indonesia Bumi Kita

Harap berikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan di media sosial melalui tautan kami ke:


INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Untuk Donasi, silahkan kunjungi situs web kami dengan pedoman cara berdonasi.

Kami membutuhkan dukungan Anda untuk melindungi kelompok penting konservasionis di sekitar taman nasional utama Indonesia.

Please share the love!

Gede Ariandika

Leave a Comment