From the blog

ABOUT OUR TOUR – SOME OF THE BIRDS OF PARADISE OF PAPUA and SNORKELING IN RAJA AMPAT

ABOUT OUR TOUR

SOME OF THE BIRDS OF PARADISE OF PAPUA and SNORKELING IN RAJA AMPAT

-Scroll Ke bawah untuk Bahasa Indonesia-

The Red Birds of Paradise

In cooperation with our travel partners, Ecolodges Indonesia through our travel company Ecosafari Indonesia run a tour in West Papua combining the Arfaks Mountains, a conservation area two hours from Manokwari and Waigeo island the main island of the Raja Ampat national park. We use local guides, who know where the birds are.

West Papua was made a separate province in 2007 with Manokari as the capital. Previously this area was part of a larger province of Papua with its capital Jayapura. The current population comprises indigenous Papuans with many others from all parts of Indonesia especially Java and Sulawesi.

Commencing from Bali, you proceed via Makassar to Manokwari on an early flight arriving in the evening being met by your guide and proceeding to the Swisbel Hotel, where you will be briefed on the tour. You will leave for the Arfaks early on day 2. From days 2 – 4 you will be based in the Arfaks at one of the approved homestays;  You will begin each day early and proceed on set walks trying to see at least four of the seven Birds of Paradise in the area, including the King BOP.  Special hides have been built is specific areas and you may spend some hours in them. On day 5 you will return to Manokwari to catch a flight to Sorong, the largest city in West Papua where you will stay in the Swisbel Hotel with an afternoon and evening bird tour. You will catch the first ferry to Waigeo; it takes approximately two hours, and on arrival you will be taken to your hotel for lunch and an afternoon snorkel. For the next two days, you will spend the time with early morning bird walks to view the two main bird of paradise species, The Red and Wilson’s and afternoon snorkelling in various locations near your hotel. Wilson’s BOP is said to be David Attenborough’s favourite bird.                      In all locations, you should see a variety of other birds including parrots, hornbills and kingfishers, also many species of beautiful butterflies.

See the short movie about fantastic Papua Red Bird of Paradise from the national Geographic here. https://www.youtube.com/watch?v=1DHDUa0vEl8

 

Wilson Bird of Paradise and The Red Bird of Paradise

In all our tours, we like our visitors to meet local people through dance, viewing local arts and chats over cups of coffee, tea, or soft drinks. Also the itinerary of all tours can be adapted to you wishes.

Come and join us on ….

www.ecolodgesindonesia.com

Please pass this information to interested parties on Social media through our links to :

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Soon we will have official pages on our website www.ecolodgesindonesia.com/conservation with guidelines how to donate.

We need your support to protect this vital group of conservationists around key Indonesian national parks.

 

BAHASA INDONESIA

TENTANG TOUR KAMI

MELIHAT BURUNG DI PAPUA DAN SNORKELLING DI RAJA AMPAT

Cendrawasih Merah

Ecolodges Indonesia melalui biro perjalanannya Ecosafari Indonesia,  Bekerja sama dengan agen lokal, memperkenalkan tur di Papua Barat yang menggabungkan pengalaman birding di Pegunungan Arfaks (kawasan konservasi yang berjarak dua jam dari kota Manokwari) dan birding di pulau Waigeo (pulau utama di kepulauan taman nasional Raja Ampat). Tentu saja kami melibatkan pemandu lokal, untuk mengetahui di mana burung-burung itu berada.

Papua Barat berkembang menjadi sebuah provinsi pada tahun 2007 dengan Manokari sebagai ibukotanya. Sebelumnya daerah ini merupakan bagian dari provinsi Papua, dengan ibukotanya Jayapura. Penduduk saat ini terdiri dari warga asli Papua dan juga warga pendatang dari wilayah Indonesia lainnya, terutama Jawa dan Sulawesi.

Dimulai dari Bali, Anda akan terbang ke Manokwari melalui Makassar (Papua). Tiba di Manokwari anda akan disambut oleh pemandu kami untuk selanjutnya akan beristirahat di Swissbell Hotel segaligus akan diberikan pengarahan dan persiapan tentang tur. Keesokan harinya pada hari ke-2, tour akan dumulai, Berangkat menuju pegunungan Arfak pada pagi hari, dan akan menginap selama 3 hari 2 malam di salah satu homestay disana. Kegiatan utrama adalah memulai kegiatan tour setiap pagi untuk mencoba melihat langsung setidaknya 4 dari 7 Burung Cendrawasih di daerah tersebut, termasuk King BOP. Tempat pengamatan burung khusus yang tersembunya, sudah ada di area tertentu, dan Anda mungkin akan menghabiskan beberapa jam di sana. Pada hari ke 5 Anda akan kembali ke Manokwari untuk mengejar penerbangan ke Sorong, kota terbesar di Papua Barat. Di Sorong Anda akan menginap di Swisbell Hotel, dan menikmati tour burung siang dan malam hari. Dari Sorong, Anda akan naik kapal laut feri paling awal ke Waigeo, yang memakan waktu sekitar dua jam. Sampai di Waigeo Anda akan dibawa ke hotel untuk makan siang, dan snorkeling pada sore hari. Selama dua hari ke depan, Anda akan menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan pagi untuk melihat dua spesies burung cendrawasih utama, yakni The Red and Wilson’s, dan juga snorkeling sore di berbagai lokasi dekat hotel. Wilson’s BOP merupakan burung favorit dari David Attenborough. Di semua lokasi, Anda juga seharusnya melihat berbagai jenis burung lain, termasuk burung beo, burung enggang dan kingfishers, juga berbagai jenis kupu-kupu yang indah.

Berikut ini adalah video singkat dari National Geographic tentang keindahan Red Bird of Paradise ( Burung Cendrawasih Merah ).

https://www.youtube.com/watch?v=1DHDUa0vEl8

 

Cendrawasih Botak dan Cendrawasih Merah

Dalam semua tur kami, Anda akan beriterkasi dan bertemu dengan penduduk lokal setempat, dan kami juga memperkenalkan budaya lokal melalui kesenian dan  tarian, sambil mengobrol ditemani oleh minuman kopi, teh, atau minuman ringan lainnya. Yang paling penting, semua itinerary tour kami bisa disesuaikan sesuai kebutuhan tamu untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal.

 

 Harap berikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan di media sosial melalui tautan kami ke:

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Dalam waktu dekat kami akan memiliki halaman resmi di situs web kami www.ecolodgesindonesia.com/conservation dengan pedoman cara berdonasi.

Kami membutuhkan dukungan Anda untuk melindungi kelompok penting konservasionis di sekitar taman nasional utama Indonesia.

Please share the love!

Leave a Reply

Your email address will not be published.