From the blog

BUTTERFLIES FROM THE CANOPY TO FOREST EDGE

BUTTERFLIES FROM THE CANOPY TO FOREST EDGE

Instead of projects or Covid, let’s have a look at why we are immersed in projects in the first place!

‘The Forest’ covers so much more than trees and orangutans, sheltering literally billions of species of birds, bats, animals, reptiles, snails, insects, orchids, and ferns, fungi, micro- organisms and lichens and mycellia and more. Here we show just five of the butterflies needed to pollinate the blossoms of trees, vines and other plants, from the canopy to forest edges.

Not so often seen because they fly so high and fast are two members of the Papilionid family found from Borneo to Eastern Australia.

Papilio graphium agamemnon agamemnon. The larvae feed on several species, among them Annonacea (Sour Sop, Custard Apple) and in Australia, on Camphor Laurel as well. Wing span approx.7 cm

Papilio graphium sarpedon luctatius. Wing span approx 7 cm. This fast flier is often glimpsed just as a         

‘blue triangle’ in Australian forests.

Nymphalidae. Doleschallia bisaltide pratipa is found from Borneo to Eastern Australia and as far as Fiji. Its cryptic leaf- like underwing tries to fool birds and frogs, with its veins lichen spots and ‘stalk’. The fierce, lethal- looking 8 cm larva feeds on, amongst other species,  the humble little Pseuderanthemum, known as ‘love flower’ in Australia. Wingspan approx 8 cm.

Nymphalidae. Idea hypermenestra hypermenestra, Borneo. Usually found floating like a scrap of airmail paper in a sunny forest glade, this  Kupu-kupu surat or ‘ letter butterfly’ can jet away on its 12 cm wingspan in seconds. The larvae feed on Apocynaceae  and other milky- sapped vines. The larvae absorb               protective poisons.

Nymphalidae.Charaxinae. Agatasa calydonia mahasthama. Borneo

This glorious butterfly, with its 12 cm wingspan of multicoloured’ pseudo- tartan’  underwing was found on the over-ripe bananas of the orangutan feeding station at   Camp Leakey, Tanjung Puting National Park, w.Kalimantan-Indonesia ( Borneo ). This is the National Park for Our Conserve Our World tree planting project .

*All paintings from ‘101 Butterflies of the Oriental Region’ Meryl Wilson 2008.

 

Please pass this information to interested parties on Social media through our links to :

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

For DONATE, Visit our official pages on our website https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ with guidelines how to donate.

We need your support to protect this vital group of conservationists around key Indonesian national parks.

BAHASA INDONESIA

KUPU-KUPU DARI KANOPY KE TEPI HUTAN
Alih-alih proyek atau Covid, mari kita lihat mengapa kita tenggelam dalam proyek sejak awal!
‘Hutan’ mencakup lebih dari sekadar pohon dan orangutan, melindungi miliaran spesies burung, kelelawar, hewan, reptil, siput, serangga, anggrek, dan pakis, jamur, mikroorganisme dan lumut kerak, miselia dan banyak lagi. Di sini kami menunjukkan hanya lima kupu-kupu yang diperlukan untuk menyerbuki bunga pohon, tanaman merambat, dan tanaman lainnya, dari kanopi hingga tepi hutan.

Tidak begitu sering terlihat karena mereka terbang begitu tinggi dan cepat adalah dua anggota keluarga Papilionid yang ditemukan dari Kalimantan hingga Australia Timur.

Papilio graphium agamemnon agamemnon. Larva memakan beberapa spesies, di antaranya Annonacea (Sour Sop, Custard Apple) dan di Australia, juga Camphor Laurel. Rentang sayap sekitar 7 cm

Papilio graphium sarpedon luctatius. Rentang sayap sekitar 7 cm. Penerbang cepat ini sering terlihat di ‘segitiga biru’ di hutan Australia.

Nymphalidae. Doleschallia bisaltide pratipa ditemukan dari Kalimantan ke Australia Timur dan sejauh Fiji. Bagian bawah sayapnya yang seperti daun samar mencoba menipu burung dan katak, dengan bintik-bintik lumut di pembuluh darahnya dan ‘tangkai’. Larva 8 cm yang ganas dan tampak mematikan ini memakan, di antara spesies lain, Pseuderanthemum kecil yang sederhana, yang dikenal sebagai ‘bunga cinta’ di Australia. Lebar sayap sekitar 8 cm.

Nymphalidae. Ide hypermenestra hypermenestra, Kalimantan. Biasanya ditemukan mengambang seperti secarik kertas pos udara di rawa hutan yang cerah, Kupu-kupu surat atau ‘kupu-kupu surat’ ini dapat terbang dengan lebar sayap 12 cm dalam hitungan detik. Larva memakan Apocynaceae dan tanaman merambat seperti susu lainnya. Larva menyerap racun pelindung.

Nymphalidae. Charaxinae. Agatasa calydonia mahastama. Kalimantan
Kupu-kupu yang agung ini, dengan lebar sayap 12 cm di bawah sayap ‘pseudo-tartan’ beraneka warna ditemukan pada pisang yang terlalu matang di tempat pemberian makan orangutan di Camp Leakey, Taman Nasional Tanjung Puting, w.Kalimantan-Indonesia (Borneo). Ini adalah Taman Nasional untuk proyek penanaman pohon Lestarikan Dunia Kita.

*Semua lukisan dari ‘101 Butterflies of the Oriental Region’ Meryl Wilson 2008.

Harap berikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan di media sosial melalui tautan kami ke:

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Untuk Donasi, silahkan kunjungi situs web kami https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ dengan pedoman cara berdonasi.

Kami membutuhkan dukungan Anda untuk melindungi kelompok penting konservasionis di sekitar taman nasional utama Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.