From the blog

DID YOU KNOW THAT PRIMATE CAN SWIM? MEET THE PROBOSCIS MONKEY OF TANJUNG PUTTING NATIONAL PARK

DID YOU KNOW THAT PRIMATE CAN SWIM?

MEET THE PROBOSCIS MONKEY OF TANJUNG PUTTING NATIONAL PARK

Proboscis monkeys are the primate world’s most prolific swimmers, frequently leaping from tree limbs and hitting the water with a comical belly flop. They’ve evolved webbed feet and hands to help them outpace the crocodiles that are some of their main predators.

The Bekantan (Proboscis monkeys)  

According to Wikipedia – The Proboscis monkey or long-nosed monkey, known as the “Bekantan” in Indonesia, is an arboreal “Old World” monkey with an unusually large nose, a reddish-brown skin color and a long tail. It is endemic to the southeast Asian island of Borneo and is found mostly in mangrove forests and on the coastal areas of the island. 

Proboscis monkeys are endemic to the jungles of Borneo, never straying far from the island’s rivers, coastal mangroves, and swamps. They are a highly arboreal species and will venture onto land only occasionally to search for food.

Jump into the river,  photograph by Ian Wood (agoodplace.co,uk)

Unfortunately, Borneo’s most threatened landscapes are home to these highly specialized primates. The rampant clearing of the region’s rain forests for timber, settlement, and oil palm plantations has depleted huge tracts of their habitat. The fragmentation of the monkeys’ range means they are being forced to descend from the trees more frequently and often must travel perilously long distances to find food. Their land predators include jaguars and some native peoples who consider proboscis monkey a delicacy.

Over the last 40 years, proboscis monkey populations have plummeted. They are currently protected from hunting or capture in Borneo.

Proboscis monkeys survive mainly on a diet of leaves, seeds, and unripe fruits but will occasionally consume insects as well. They have complex, chambered stomachs that rely on a host of symbiotic bacteria for digestion.

Rimba Orangutan Ecolodge is perched over the gently flowing Sekonyer River on the edge of the Tanjung Puting National Park – Borneo. From your room, you can  enjoy the resident Macaque monkey troop. And if lucky, you may even see Orangutans around the lodge itself, and  most evenings, a family of Proboscis Monkeys will settle above the lodge in the trees to sleep.

the resident Macaque at Rimba Orangutan Ecolodge

Please pass this information to interested parties on Social media through our links to :

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

For DONATE, Visit our official pages on our website https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ with guidelines how to donate.

We need your support to protect this vital group of conservationists around key Indonesian national parks.

BAHASA INDONESIA

TAHUKAH ANDA BAHWA HEWAN PRIMATA DAPAT BERENANG?

Bekantan adalah perenang yang paling produktif di dunia primata, sering melompat dari dahan pohon tinggi terjun ke dalam air dengan perut buncit yang lucu. Mereka telah mengembangkan kaki dan tangan berselaput untuk membantu kemampuan berenang mereka untuk menghindar dari serangan buaya yang merupakan predator utama mereka.

Bekantan (Proboscis monkeys)  

Menurut Wikipedia – Bekantan atau monyet berhidung panjang yang dikenal sebagai “Bekantan” di Indonesia, adalah monyet “Dunia Lama” arboreal, dengan hidung yang luar biasa besar, warna kulit coklat kemerahan, dan ekor yang panjang. Hewan ini endemik di pulau Kalimantan di Asia Tenggara, dan sebagian besar ditemukan di hutan bakau, dan di daerah pesisir pulau.

 

Bekantan merupakan hewan endemik di hutan Kalimantan, tidak pernah jauh dari sungai, hutan bakau, dan rawa di pulau itu. Mereka adalah spesies yang sangat arboreal dan akan berkelana ke darat hanya sesekali untuk mencari makanan.

Lompat ke sungai. Foto dari Ian Wood (agoodplace.co,uk)

Sayangnya, hutan alam Kalimantan yang merupakan rumah alami mereka, saat ini sangat terancam. Pembabatan hutan yang merajalela di kawasan itu untuk kayu, pemukiman, dan perkebunan kelapa sawit telah menghabiskan sebagian besar habitat mereka. Akibatnya hewan ini terpaksa harus turun dari pepohonan lebih sering, dan seringkali harus menempuh jarak yang sangat jauh untuk mencari makanan. Selain itu ancaman predator darat mereka termasuk jaguar, dan juga beberapa penduduk asli yang menganggap bekantan sebagai makanan yang lezat. Selama 40 tahun terakhir, populasi bekantan anjlok. Mereka saat ini dilindungi dari perburuan atau penangkapan di Kalimantan.

Bekantan bertahan hidup terutama dengan memakan daun, biji, dan buah-buahan mentah tetapi terkadang mereka jugamengkonsumsi serangga. Mereka memiliki perut yang kompleks dan bilik yang bergantung pada sejumlah bakteri simbiosis untuk pencernaan.

Rimba Orangutan Ecolodge berlokasi di pingiran Sungai Sekonyer yang mengalir sepanjang tepi Taman Nasional Tanjung Puting – Kalimantan. Dari dalam kamar kita dapat menikmati sekumpulan Macaque (monyet ekor panjang). Dan jika beruntung, Anda bahkan dapat melihat Orangutan di sekitar penginapan, dan hampir setiap malam, sekelompok keluarga Bekantan akan tidur di pepohonan sekitar lodge.

Wilayah Monyet Rimba Orangutan Ecolodge

Harap berikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan di media sosial melalui tautan kami ke:

FACEBOOK (www.facebook.com/ecolodgesindonesia),

INSTAGRAM (@Ecolodges_indonesia)

TWITTER (@ecolodges_ID)

Untuk Donasi, silahkan kunjungi situs web kami https://ecolodgesindonesia.com/conservation-foundation/ dengan pedoman cara berdonasi.

Kami membutuhkan dukungan Anda untuk melindungi kelompok penting konservasionis di sekitar taman nasional utama Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.